Monday, April 23, 2012

Isi Saldo T-Cash Lebih Mudah di ATM Bersama


Jakarta, 20 April 2012

Isi saldo (cash in) T-Cash kini makin praktis dan mudah dijangkau pelanggan Telkomsel. Setelah sukses bekerjasama dengan Bank BNI, kini Telkomsel memperluas layanan pengisian saldo T-Cash dengan jaringan ATM Bersama yang tersebar di seluruh penjuru wilayah Indonesia.

Menurut Head of Corporate Communications Division Ricardo Indra, “Kolaborasi industri telekomunikasi dengan industri perbankan ini merupakan bentuk sinergi strategis pertama dan terdepan yang diterapkan sebuah operator seluler di Indonesia. Telkomsel terus berkomitmen untuk menghadirkan beragam kemudahan bagi pelanggan dalam pemanfaatan layanan T-Cash.”

Sebanyak 45 mitra perbankan yang bekerjasama dengan Telkomsel di jaringan ATM Bersama dalam kemudahan pengisian saldo T-Cash antara lain:

 
Untuk melakukan pengisian saldo T-Cash di ATM Bersama, pelanggan Telkomsel harus terdaftar terlebih dahulu sebagai Full Service T-Cash. Pelanggan yang tergolong dalam paket ini adalah pelanggan paskabayar kartuHALO dan pelanggan prabayar yang melakukan upgrade layanan T-Cash di GraPARI. Mekanisme pengisian saldo T-Cash di ATM Bersama dapat dilakukan dengan langkah berikut:


Masukkan kartu ATM ke mesin ATM -> masukkan nomor PIN kartu -> pilih menu ‘Transfer’ -> pilih menu ‘Ke Rekening ATM Bersama’ -> masukkan Kode Bank (911) + No HP (08111xxxxx) contoh: 91108111005236 -> masukkan nominal pengisian saldo -> konfirmasi transaksi.




 
Pelanggan dapat melakukan isi saldo di ATM Bersama hingga saldo T-Cash-nya mencapai Rp 5 juta. Setiap transaksi pengisian saldo T-Cash di ATM Bersama dikenakan tarif Rp 5.000, sesuai dengan tarif transfer uang antar bank. Pengisian saldo di ATM Bersama melengkapi ragam mekanisme pengisian saldo T-Cash yang telah ada sebelumnya, yaitu di GraPARI, GraPARI Kios (GeraiHALO), Indomaret, Akses+ BPR KS, dan ATM BNI.

Kehadiran T-Cash sebagai alat pembayaran melalui ponsel dapat mempermudah masyarakat dalam bertransaksi secara on-line, cepat, mudah, dan aman. Pelanggan dapat melakukan berbagai transaksi tanpa perlu terjebak di antrian loket pembayaran karena transaksi dapat dilakukan secara remote dengan menggunakan ponsel, kapan pun dan di mana pun pelanggan berada. Seluruh menu transaksi terintegrasi melalui akses *828#.




Friday, April 20, 2012

Layanan Konvergensi Menuju Digitalisasi Layanan Informasi


Bandung, 04 April 2012

Dalam rangka memulai kampanye ‘Think Convergence’ yaitu kampanye untuk mensosialisasikan penerapan dan penggunaan layanan konvergensi menuju Indonesia Digital pada tahun 2014 sesuai dengan misi Kementrian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO), Telkomsel - Telkom Group bekerjasama dengan Kementerian Kominfo, melaksanakan Eksebisi dan Diskusi Panel Layanan Konvergensi di Aula Pangeran Kuningan Graha Citra Caraka Telkom Jl Gatot Subroto Kav 52 Jakarta, dimana pada acara tersebut akan diperkenalkan salah satu layanan konvergensi yang sudah ada dalam bentuk Life LTE Video Conference yang ditinjau langsung oleh MENKOMINFO.

Hadir sebagai pembicara dalam diskusi panel tersebut antara lain Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto, Direktur IT & Suply PT Telkom Indra Utoyo, Staf Ahli Bidang Teknologi Kementerian Kominfo Kamullah Ramli serta perwakilan dari Masyarakat Telekomunikasi.

Acara ini bertujuan untuk membangun awareness dan menyamakan persepsi antara pengambil kebijakan, regulator pelaku industri dan masyarakat terhadap perlunya tatanan regulasi yang baru untuk mengantisipasi perkembangan industri telekomunikasi yang mulai menyatu dengan industri lainnya, diantaranya penyiaran serta informasi dan transaksi elektronik (Emerging Telco Market) namun dengan tetap mempertimbangkan adanya self regulatory industry untuk memudahkan penyelenggaraan layanan kepada masyarakat, selain tentunya memperkenalkan beberapa bentuk layanan konvergensi yang telah dan akan diselenggarakan oleh beberapa penyelenggara telekomunikasi, yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Sebagaimana telah dirumuskan dalam kebijakan Kementerian Kominfo, maka tahun 2012 ini adalah eranya dengan target Indonesia Connected 2012. Kemudian pada tahun berikutnya merupakan era yang ditandai dengan konvergensi dalam berbagai layanan ICT dan khususnya telekomunikasi, yang ditandai dengan adanya digitalisasi layanan dan penyelesaian regulasi yang terkait dengan konvergensi, " ujar Menteri Kominfo Tifatul Sembiring.  Lebih lanjut dikatakannya, "Melalui pameran dan diskusi panel ini pemerintah ingin mensosialisasilkan berbagai layanan  konvergensi yang ada, sehingga sounding awal ini memungkinkan masyarakat akan lebih aware bahwa era konvergensi yang saat ini sudah berlangsung dapat dimaknai secara lebih konkret manfaatnya.”

Pada eksebisi kali ini akan dilangsungkan DEMO LTE oleh Telkomsel, yaitu penayangan Video Teleconference yang akan disiarkan secara live video dan akan berlangsung selama 15 menit, antara Jakarta – RDC Telkom Bandung, dan UI Depok, yang akan dilakukan dan ditinjau langsung oleh MENKOMINFO.

LTE merupakan juga arsitektur jaringan berbasis Internet Protocol, dengan tingkat delay yang rendah (low-latency) dan jaminan Quality of Service (QoS) yang menghadirkan kualitas  pengalaman pelanggan layanan data Telkomsel. Kecepatan download 150 Mbps dan upload 50 Mbps bisa dilayani oleh operator telekomunikasi yang dapat memiliki Bandwidth frekuensi sampai dengan 20MHz.

Melihat pertumbuhan total data usage Telkomsel yang diperkirakan akan meningkat 200% dari tahun sebelumnya dengan rata-rata konsumsi pengguna data per- subscribers akan meningkat lebih dari 140%, tentunya Telkomsel akan terus meningkatkan perfomansi network teknologi terbaru untuk  memenuhi kebutuhan kecepatan akses data. Teknologi LTE, menjawab kebutuhan akan kecepatan koneksi internet mobile dengan kapasitas jaringan yang lebih tinggi.

Kecepatan akses pada jaringan Telkomsel secara otomatis juga akan mengoptimalkan layanan-layanan yang sudah ada seperti e-mail, internet browsing, dan MMS. LTE Smart Car menghadirkan seluruh layanan internet dalam sebuah perangkat mobile. LTE adalah pintu masuk untuk beragam layanan menarik. Sebut saja Voice Over IP, Multi-User Gaming Over IP, High Definition Video On Demand dan Live TV. Terlebih juga, LTE memberikan layanan-layanan real time yang memang alergi terhadap delay.

Menurut Tifatul, pemerintah saat ini melihat pelan-pelan penggunaan layanan konvergensi telah tumbuh dan tahun depan diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan yang sangat besar, mengingat kebutuhan pasar maupun lifestyle masyarakat Indonesia yang tengah berubah, sehingga saat ini orang memang sering mendengarkan istilah konvergensi tetapi masih belum banyak yang mengetahui apalagi mencoba layanan-Iayanan konvergensi. Pemerintah berharap kegiatan yang digagas Telkom Group ini dapat semakin mendekatkan layanan konvergensi kepada masyarakat sekaligus dapat menyukseskan program digitalisasi layanan ICT.

Kementerian Kominfo menaruh apresiasi pada PT Telkom Group yang telah mengambil inisiatif pada pameran dan diskusi panel "Think Convergence" ini, karena  merupakan bukti keseriusan PT Telkom Group untuk memberikan layanan konvergensi kepada masyarakat melalui edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai apa itu teknologi konvergensi dan apa manfaat layanan tersebut, baik bagi keperluan bisnis, hiburan maupun pendidikan.  Beberapa produk dan layanan yang terkait dengan teknologi konvergensi PT Telkom Group akan dihadirkan pada pameran dan diskusi panel konvergensi tersebut, seperti Groovia TV, Bandung Digital Valley, layanan musik digital Melon, plasa.com. Anak perusahaan Telkom, yakni Telkomsel akan menghadirkan layanan T-Cash, Location Based Advertising (LBA), Mobile Advertising dan Langit Musik.

Dalam data resmi pemerintah yang diperoleh dari PT Telkom, pada 2015, Telkom Group siap menggelar 13 juta homepass, layanan konvergensi sehingga masyarakat dapat dengan mudah menikmati layanan konvergensi ini. Menurut data tersebut, hingga akhir 2011, PT Telkom Group telah berhasil menggelar tidak kurang dari 1,75 juta homepass sehingga saat ini pun masyarakat sebetulnya sudah dapat melayani berbagai kebutuhan  bersifat konvergensi. Berbagai layanan konvergensi yang diberikan oleh sejumlah penyelenggara telekomunikasi tersebut diharapkan juga dapat menumbuh kembangkan kegiatan ekonomi, pasalnya banyak kegiatan bisnis yang bisa diciptakan dari layanan konvergensi ini.

Friday, April 13, 2012

Telkomsel Siap Menjadi Platform Provider di Era Mobile Broadband


Jakarta, 13 April 2012

Menyadari bahwa pasar selular di Indonesia telah mencapai tahap maturity dengan total pelanggan selular yang mencapai 250 juta di tanah air. Telkomsel telah berupaya meningkatkan serta mengembangkan layanan data dan layanan nilai tambah (Value Added Service) sejalan dengan gaya hidup digital (digital lifestyle) yang lebih modern dan sarat teknologi informasi yang inovatif.

“Broadband telah bergeser menjadi layanan dasar (basic service) bagi pelanggan. Di Telkomsel, kami fokus pada peningkatan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan komunikasi selular di luar layanan dasar suara dan SMS dengan menyiapkan infrastruktur yang merupakan hal penting dalam penyediaan akses layanan data secara optimal agar pelanggan lebih nyaman berselancar, mengunduh, maupun mengunggah data. Hal ini tentu saja akan membuat pelanggan kami menjadi bagian dari komunitas digital (digital society),” papar Sarwoto Atmosutarno, Direktur Utama Telkomsel di acara konferensi World Association of Newspapers and News Publishers (WAN-IFRA) 2012 di Bali.

Masyarakat digital (digital society) tumbuh seiring dengan pesatnya perkembangan Teknologi Informasi & Komunikasi saat ini, dan pada tahun 2020 mobile akan menjadi kendaraan utama yang menghubungkan 1,7 miliar perangkat nirkabel di Indonesia.

“Sebagai penyedia layanan telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia yang memiliki portfolio di setiap channel komunikasi (SMS, MMS, voice based, internet based, cell broadcast, USSD based, application based, video based), Telkomsel siap untuk menjadi platform provider yang mampu menjawab tren mobile broadband yang terus tumbuh dan kebutuhan pasar terhadap bisnis gaya hidup digital berbasis ponsel atau mobile based digital lifestyle business,” tambah Sarwoto.